Kamis, 26 April 2012

sikecil yang penuh makna


sebuah permainan kecil yang penuh makna
           “eh, main beginian yuk!!” ajak sika, ia mengangkat ibu jarinya dan meletakkan tangannya diatas meja, “ayook!! dari pada bosen gak ada guru”
          “main apaan itu?” tanya billa.
          “eh, aku tau itu main apa” jawab dina, yang sudah bisa menebak permainan apa itu.
          “yaah, gue gak ngerti”
          “jadi gini mainnya bil, misalnya gue bilang 1. lo ngangkat ibu jari lo atau enggak semau lo. tapi biar gue gak menang harus beda sama apa yang gue sebut” sika berusaha menerangkan pada billa.
          “kayak gitu doang??” tanya billa, yang dijawab anggukan serempak dari kedua temannya. “yaudah deh, coba”
permainanpun dimulai, walaupun tidak tau nama permainan ini, tapi permainan berjalan begitu mengasyikan dan seru. permainan sederhana yang dapat mengusir rasa jenuh kami saat tidak ada jam dikelas.
raja dan ugie berjalan dari arah belakang kelas menuju pintu keluar kelas, namun langkah mereka terhenti saat menyaksikan betapa asiknya billa, sika, dan dina bermain. mereka yang merasa agak diperhatikan hanya bingung melihat 2 cowok yang terlihat antusias ingin bermain itu. tapi mereka teralu larut dalam permainan, jadi dengan segera mungkin mengabaikan mereka.
“ikutan dong!!” pinta raja dan ugie. cewek-cewek yang sedang bermain dengan seru itu, segera menoleh ke arah 2 cowok itu dengan tatapan tidak percaya. “eh, tapi gak jadi deh”
“oh yaudah” jawab ketiga cewek itu.
permainan dilanjutkan, entah kenapa permainan makin lama makin terasa menyenangkan. mereka seperti hanya bertiga dikelas, padahal jelas-jelas dibelakang mereka ada sekelompok cowok anak kelas mereka yang sedang membahas sesuatu, entah apa yang mereka bahas. saat ingin memulai permainan, raja dan ugie datang ke meja 3 cewek itu dan langsung menyodorkan 2 ibu jari mereka dari sebelah kanan dan kiri meja.
“idih, ngapain??” tanya sika
          “ikutan dong” jawab ugie
          “tadi katanya gak mau” sahut billa. 2 cowol itu malah cengengesan,
          “udah yok main!!” ajak raja.
          “aku gak ikutan deh” dina menarik tangannya dari atas meja.
          “kenapa??”
          “gapapa, udah kalian main aja, aku takut kalah”
          “yaelah kalah doang, gak digebuk ini, udah main aja!!” perintah raja, dina pun bersedia mengikuti permainan kembali. permainan berjalan lumayan sengit’. ada yang memiliki trik tersendiri agar menang. seperti feelingnya, dina kalah dalam ronde pertama.
sekarang yang tersisa tinggal billa, sika, ugie dan raja. mereka tampak serius walaupun ini hanya sebuha permainan kecil. tapi sika harus ikut sama dina, karna kalah dironde ke2, raja dironde ke3, dan sisanya tinggal billa dan ugie.
“udah deh, lo nyerah aja” ejek ugie. tapi emang bener sih ujung-ujungnya dia yang menang “tuh gue bilang juga apa, gue yang menang”
          “main lagi yuk??” ajak raja. permainan kali ini dina bener-bener angkat tangan, gak mau ikut lagi. abis kalah mulu.
dan sekarang billa harus kandas dironde ke2. dan ugie dan raja berrhasil masuk final lagi *-_- dan taraaaaaa...... ugie sama sika yang menang, tapi dengan mudah ugie ngalahin sika. permainan udah mau dimulai lagi, tapi gak sangka temen-temen cowok yang dari tadi nimbrung dibelakang kelas, sekarang pada  mau ikutan juga.
“ikutan dong” teriak salah seorang cowok
          “gue juga mau ikutan!!” salah satu cowok teriak juga, diikuti suara cowok-cowok yagn lain.
          “aduuuh, untung aku gak ikutan, bisa kalah total ini aku” dina mensyukuri pilihannya untuk berhenti main.
          “yee, si dina” keluh billa dan sika, kompak.
permianan berjalan begitu seru, sengit dan sulit. karna kebanyakan sampe bingung deh pada, udah gitu pake acara trik-trik segala yang bikin ketawa, kaget, sebel *tapi seneng dan lain-lain.
gak pernah nyangka, kalo permainan kecil ini bisa membawa makna yang besar. yaitu, sebuah kebersamaan yang gak bisa dibeli dengan apapun. kecerian, kesenangan itu gak perlu dengan hal-hal yang ribet, mahal, atau yang lain, cukup dengan ikhlas, dan rasa kebersamaan.
“karna bahagia itu sederhana J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar